www.detakpublik.Kolaka-Warga Net di Sulawesi Tenggara tersedok perhatiannya karena beredar poster seruan tahlilan dengan tema “Mengenang Matinya Nurani ASR”. Lazimnya, kegiatan tahlilan digelar keluarga mendiang untuk mengenang hari wafat.
Namun acara yang
bakal dihelat di lapangan Eks MTQ Kota Kendari, Minggu 4 Oktober 2026 justru
pesannya untuk mengenang sesuatu yang abstrak lantara hanya dengan simbolisasi bertulis
ASR.
Ajakan dalam isi player poster
agar masyarakat hadir dalam kegiatan sebagai ruang doa, zikir, refleksi, serta
penyampaian aspirasi terkait kondisi sosial dan kepemimpinan di Sulawesi
Tenggara.
Narasi lainnya juga disampaikan
bahwa kegiatan dirangkaikan yasinan bersama serta tausiah/mimbar bebas yang
disebut sebagai wadah untuk menyampaikan aspirasi secara santun dan terbuka.
Berbagai spekulasi pun beredar
luas tanpa sekat waktu. Obyek obrolan tertuju pada insial ASR dalam poster. Bagi
warga Sulawesi Tenggara, akronim ASR kerap diasosiasikan dengan sosok pemimpin
kepala daerah di Sultra. Apakah yang dimaksud itu adalah Gubenur Sulawesi Tenggara
?.
Hingga kini masih misteri. Tak
seorangpun yang secara terbuka menjelaskan ke publik apa motivasi menyebarkan
poster ini, bahkan tanpa mencantumkan darimana pihak yang bakal menyelenggaraan
kegiatan tahlilan tersebut. Atau mungkin saja ini hanyalah bentuk ekspresi kritis
warga terhadap situasi yang terjadi di Sultra saat ini. (Tim Redaksi)
