Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan


 

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Lestarikan Budaya Lokal, Karang Taruna Kolaka Gelar Lomba Pidato Bahasa Tolaki Dialek Mekongga

Selasa, 08 September 2026 | September 08, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-08T04:55:37Z

 


detakpublik.com. Kolaka- Pengurus Karang Taruna Kabupaten Kolaka menggagas kegiatan lomba pidato bahasa Tolaki dialek Mekongga yang akan dilaksanakan pada Sabtu 26 September 2026.


Ketua Karang Taruna Kabupaten Kolaka, Indirwan mengatakan kegiatan tersebut merupakan program kerja Tahun 2026 bidang pariwisata, seni dan budaya Karang Taruna Kabupaten Kolaka.


"Kegiatan lomba ini sebagai wujud peran dan kepedulian secara kongkrit untuk melestarikan bahasa Tolaki dialek Mekongga di Kabupaten Kolaka agar tetap familiar kepada generasi muda, ditengah arus globalisasi," terang Indirwan, Selasa (07/9/2026).


Indirwan berharap agar bahasa Tolaki Mekongga tidak punah perlu diprogramkan kembali secara formal sebagai kurikulum muatan lokal di sekolah.


Apalagi kata Indirwan, Pemda Kolaka telah menerbitkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 18 Tahun 2022 tentang Pembelajaran Bahasa Daerah Tolaki Mekongga sebagai muatan lokal wajib pada pendidikan formal di Kabupaten Kolaka.


"Pemda Kolaka saat ini sangat memperhatikan pelestarian budaya lokal termasuk memperbaiki situs cagar budaya lokal," tutur Indirwan.


Sementara itu, Sumardin sebagai ketua panitia menyampaikan lomba pidato akan dibuka dua kategori, yaitu  pertama peserta dari jenjang Sekolah Dasar atau sederajat, dan kategori kedua dari tingkat Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Menengah Atas atau sederajat.


Untuk masa pendaftaran telah dibuka sejak tanggal 2 September dan akan ditutup 20 September. Sedangkan pusat kegiatan lomba direncanakan di gelar di Taman Kota Kolaka.


"Metode pendaftaran, panitia mengirimkan surat permintaan peserta ke sekolah, dan ada pula melalui kontak langsung antara panitia dan calon peserta setelah lihat poster di medsos," terang Sumardin.


Terkait kriteria penilaian lomba, Suharman Samudra selaku sekertaris panitia menjelaskan bahwa peserta harus menggunakan bahasa Tolaki dialek Mekongga dengan durasi 5 menit sampai 7 menit.


Selain itu, peserta harus memperhatikan materi pidato berkesesuaian dengan tema pemuda dan budaya lokal, termasuk juri akan menilai penampilan para peserta dari sisi artikulasi dan intonasi saat berpidato, serta kostum harus bermotif adat Tolaki Mekongga.


"Hal penting lainnya adalah peserta tidak membaca teks, alat digital untuk membantu penampilan berpidato. Yang paling utama materi pidato tidak mengandung unsur SARA," tutur Suharman kepada detakpublik.com.


Kegiatan lomba pidato, panitia akan menghadirkan juri yang kompeten, yaitu Altim Elyeser Timbu sebagai Tim Pakar Bahasa Tolaki Mekongga dan Sastra. Moh. Tasilman sebagai Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan Nasional dan Kebudayaan Kabupaten Kolaka. Sartian Nuriamin sebagai pegiat Sastra dan Teater.


Sebagai bentuk apresiasi kepada peserta pemenang lomba, panitia akan menyiapkan hadiah uang tunai dengan jumlah nominal sesuai tingkatan pemenang.


Suharman bilang, setelah sesi pendaftaran ditutup selanjutnya akan difinalisasi teknis penilaian dan mekanisme lomba melalui technical meeting bersama peserta dan panitia. (smr)

×
Berita Terbaru Update