www.detakpublik.Kolaka-Partai
Solidaritas Indonesia (PSI) kini fokus melakukan pembentukan struktur
kepengurusan mulai dari pusat sampai tingkat desa dan kelurahan. Langkah ini
untuk memastikan, partai logo Gajah Sena ini memenuhi syarat administrasi
sebagai peserta Pemilu 2029.
Instruksi Dewan Pimpinan Pusat
(DPP) PSI tersebut, sigap dijalankan pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PSI
Kolaka. Ketua DPD PSI Kolaka, Sumardin mengatakan proses verifikasi faktual
internal yang sedang berjalan diseluruh Indonesia melalui aplikasi Sistem
Informasi PSI (SIAP) tercatat PSI Kolaka telah memenuhi syarat sebagai peserta
Pemilu 2029 sebagaimana PKPU Nomor 4 Tahun 2022.
“Kalau dilihat dari data SIAP
PSI. PSI Kolaka sudah melampaui syarat minimal. Misalnya pengurus tingkat
kecamatan minimal terbentuk 50 persen dari jumlah total kecamatan.
Alhamndulillah dari 12 kecamatan di Kolaka semua sudah terbentuk pengurusnya,
bahkan keterwakilan perempuan sudah diatas 30 persen,” terang Sumardin kepada
detikpublik, Selasa (07/9/2026).
Setelah rampung pengurus tingkat
kabupaten dan kecamatan, PSI Kolaka sedang melakukan pembentukan pengurut
tingkat desa dan kelurahan. Sumardin bilang, dari 135 desa dan kelurahan, telah
terbentuk 45 persen dan akan rampung 100 persen tahun 2026.
“Meski pengurus tingkat desa dan
kelurahan tidak masuk sebagai syarat verifikasi faktual resmi. Namun DPP PSI
menginstruksikan minimal terbentuk 70 persen dari total desa dan kelurahan
setiap kabupaten,” jelas Sumardin.
Menurut Sumardin, Tahun 2027 PSI
akan melakukan kegiatan atribusisai secara nasional, dan akan dikuatkan dengan
kegiatan kunjungan kerakyatan oleh Ketua Dewan Pembina DPP PSI. Joko Widodo.
“Kunjungan Jokowi di Sultra
dijadwalkan akhit tahun 2026. Kalaupun molor paling lambat triwulan pertama
Tahun 2027,” terang Sumardin.
Kunjungan Jokowi di Sultra
sekaligus akan mendatangi sejumlah proyek munumental saat menjabat presiden dan
kini manfaatnya sangat besar bagi kelangsung hidup masyarakat di Sultra mulai
bendungan skala besar sampai Proyek Strategi Nasional untuk menunjung
hilirisasi nikel.
Di Kolaka terdapat karya
fantastis peninggalan era Jokowi, diantaranya pembangunan Smenter Merah Putih
milik PT. Ceria Nugra Indotama (CNI) dan Kawasan Industri Nikel PT. Indonesia
Pomalaa Industry Park (IPIP). Kedua PSN tersebut telah membuka lapangan kerja
dan menyerap tenaga kerja puluhan ribu pada tahap kontruksi dan sekaligus
menciptakan serta menumbuhkan ekonomi daerah. (smr)
